kuberanjak dari tidurku

mencoba melukis pagiku

berharap keajaiban kan datang

daun tak bergerak

sang burung terdiam

menanti senyuman

berdiri termangu membisu

apakah yang akan terjadi

akankah keindahan menyapa

rumput tak berdesah

tunduk tak bergoyang

menanti sentuhan

berat ‘tuk melangkah

memulai hari ini

namun semua itu sirna

kau kini ada

secangkir teh hangat darimu

cukup ‘tuk awali hari terindah dalam hidupku

Iklan